Rabu, 20 November 2019

Bullying is Commonplace


Bullying is Commonplace





        Secara etimologi kata bully berarti penggertak, orang yang mengganggu orang lemah. Sedangkan secara terminology bully adalah sebuah hasrat untuk menyakiti, hasrat ini diperlihatkan ke dalam sebuah aksi dan menyebabkan seseorang menderita. Aksi ini dilakukan secara langsung oleh seseorang atau sekelompok yang lebih kuat, tidak bertanggung jawab dan dilakukan dengan perasaan senang.


Manusia mendapatkan karakter sesuai dengan proses sosial yang nantinya akan mempengaruhi perilakunya. Sebagaimana kita ketahui tindakan bully itu sering terjadi antara teman ke teman, senior ke junior, antar tetangga bahkan antar keluarga yang menyebabkan tindakan bully tersebut menjadi lumrah dikalangan masyarakat terutama dikalangan pelajar. Bully termasuk tindakan negatif yang sering terjadi dimana saja. Korban bullying biasanya merupakan anak baru di suatu lingkungan seperti di sekolah, anak yang miskin dan anak yang memiliki ciri fisik yang berbeda dengan mayoritas anak lainnya.

Alasan terjadinya bullying berasal dari keluarga yang bermasalah, seperti orang tua yang menghukum anaknya secara berlebihan dan menyebabkan seorang anak menjadi stress. Sering kali perilaku orang tua yang kasar akan dicopy oleh si anak dan dilakukan di luar kepada temen-temannya. Selain dari keluarga, lingkungan sekolahpun menjadi alasan terjadinya bullying. Berawal dari bercandaan antar temen sekolah yang seringkali si pelaku tidak menyadari bahwa dirinya telah membully orang lain, sudah tidak heran banyak orang yang memilih pindah kelas bahkan pindah sekolah dengan alasan tidak nyaman dan ada rasa takut bertemu dengan si pelaku pembully. Tayangan dari televisipun membentuk pola perilaku bullying dimana orang yang menonton tanyangannya akan meniru adegan-adengannya baik itu tindakannya ataupun perkataannya.

Karena telah menjadi hal yang lumrah, sangatlah sulit untuk menghindari tindakan bully dimasyarakat. Masyarakat yang telah menjadikan tindakan bully menjadi hal yang lumrah, tanpa disadari bully-membully merupakan tindakan kejahatan. Lantas bagaimana cara untuk menghindari tindakan bully? Berikanlah sikap yang baik kepada seorang anak, jangan biarkan anak mengcopy tindakan yang buruk dari orang yang dilihatnya dan berikanlah edukasi tentang bully dari usia dini sehingga nantinya seorang anak akan paham bahayanya dari tindakan bully itu.


Body Shaming adalah Bullying Jenis Verbal, lho!

Body shaming  adalah perilaku mengkritik atau mengomentari fisik atau tubuh diri sendiri maupun orang lain dengan cara yang negatif. Entah...