Body
shaming adalah
perilaku mengkritik atau mengomentari fisik atau tubuh diri sendiri maupun
orang lain dengan cara yang negatif. Entah itu mengejek tubuh gendut, kurus,
pendek, atau tinggi, sama seperti saat Anda melakukan bullying secara verbal.
Bukan cuma bikin
minder, korban body shaming umumnya
akan menarik diri dari keramaian untuk menenangkan diri. Menurut studi yang
dimuat dalam Journal of
Behavioral Medicine tahun 2015, ada banyak perubahan sikap yang akan terjadi,
misalnya mudah tersinggung, pendiam, malas makan, hingga depresi. Sering kali tidak disadari,
berikut ciri-ciri Anda melakukan body shaming adalah:
1. Menganggap
tubuhnya paling gemuk, padahal kenyataannya tidak
Anda mungkin secara tidak sadar sering membanding-bandingkan tubuh sendiri
dengan orang lain. Sekurus apa pun wanita, biasanya ia akan selalu merasa
paling gemuk di antara teman-temannya. Padahal, kenyataannya tubuhnya terbilang
ideal. Menurut psikoterapis Karen R. Koenig, M.Ed, LCSW, komentar ini bisa jadi
sangat menyakitkan bagi orang lain. Bila Anda melakukannya, hal ini dapat
mempermalukan teman Anda yang berat badannya berlebih, lho!
2.
Menyuruh orang lain untuk olahraga
“Sudah coba olahraga zumba belum? Cobain, deh. Bisa bikin cepat kurus,
lho!” Pernah mengatakan hal ini pada orang lain? Jika iya, berarti Anda baru
saja mengejek fisik orang lain alias melakukan body shaming. Anda mungkin
mengira bahwa Anda hanya sekadar memberikan informasi penting yang patut dicoba
oleh orang lain. Padahal, bisa jadi teman Anda malah tersinggung dan menganggap
Anda menyuruhnya olahraga karena tubuhnya gemuk.
3.
Senang membandingkan tubuh orang lain
Salah satu ciri Anda melakukan body shaming adalah menganggap tubuh sendiri
paling ideal di antara teman-teman Anda. Eits, ini bukan berarti baik karena
rasa percaya diri Anda sedang meningkat, tapi justru tanda body shaming yang
harus dihindari. Secara tidak sadar, Anda sedang membandingkan tubuh diri
sendiri dengan teman lain yang bertubuh gemuk atau kurus daripada Anda. Apalagi
sampai menganggap diri Anda telah sukses menjalani hidup sehat, sedangkan yang
lain tidak.
4.
Mengomentari makanan orang lain
“Kamu kok makan junk food? Junk food bikin gemuk, lho! Ganti sayur saja.” Bahkan,
Anda juga mengatakan bahwa makanan tersebut mengandung tinggi kalori dan lemak
yang bisa membuat berat badannya naik. Apalagi kalau Anda sampai menyuruhnya
diet, hati-hati Anda baru saja melakukan body shaming terhadap teman Anda.




